Terkesan Lambat dan Asal Jadi, Pembangunan Rutilahu Didesa Kutagandok Jadi Sorotan Publik

Minggu, 12 November 2023, November 12, 2023 WIB Last Updated 2023-11-12T05:27:49Z


Karawang, Online_datapublik.com
- Pekerjaan pembangunan Rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah desa Kutagandok kecamatan Kutawaluya kabupaten Karawang provinsi Jawa Barat, tepatnya di dusun Junti Timur dan dusun Krajan 2 akhir akhir ini jadi sorotan publik.


Pasalnya, pekerjaan pembangunan Rutilahu di dua dusun tersebut seharusnya selesai dikerjakan paling lambat satu bulan, ini sudah hampir kurang lebih tiga bulan belum juga selesai dikerjakan.


Menurut warga setempat yang merupakan salah satu dari saudara Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Rutilahu yang berada di dusun Junti Timur mengatakan bahwa pembangunan Rutilahu yang saat ini sedang dikerjakan sudah hampir kurang lebih tiga bulan belum juga selesai, ia menganggap bahwa pekerjaan pembangunan Rutilahu ini dalam pengerjaannya sangat lambat.


"Kasihan pak, sudah hampir tiga bulan kondisi rumah bantuan Rutilahu ini masih belum bisa dihuni dengan layak, lihat saja sendiri sama bapak," ucap salah satu saudara dari KPM bantuan Rutilahu tersebut dengan nada sedih.


"Sementara rumah ini belum selesai dikerjakan dan layak untuk ditempati ya terpaksa saudara saya sekeluarga kalau malam tidurnya nginap dirumah saya." Sambungnya.


Pantauan awak media online_datapublik.com dilokasi pada Jum'at (10/11/2023), nampak terlihat dengan jelas bahwa pekerjaan pembangunan Rutilahu ini dikerjakan terkesan asal jadi. Dilihat dari kamar mandinya masih belum bisa dipakai dan klosetnya juga mampet tidak bisa di pakai untuk buang air besar. Selain itu, di lantai luar juga terlihat sudah pada belah dan atap untuk gentingnya pun belum semua di pasang sehingga pada saat hujan kemarin air masuk kedalam rumah.


Menurut informasi yang beredar, bahwa bantuan Rutilahu ini anggarannya kisaran 42 jutaan dari dinas PRKP kabupaten Karawang, namun sayang dari awal pelaksanaan hingga saat ini tidak terpampang adanya plang papan informasi proyek dilokasi pembangunan.


Saat ditemui, menurut warga setempat yang terlihat sedang merapihkan bangunan Rutilahu tersebut mengatakan bahwa dirinya hanya disuruh kerja untuk merapihkan saja oleh mandor pelaksana dilapangan selama dua hari dengan upah seratus ribu rupiah.


"Katanya saya suruh merapihkan, tapi kenapa semen yang sisanya dibawa, padahal semen itu untuk merapihkan coran balokan atas dan untuk merapihkan ruang tengah yang belum semua di pelur," ungkap warga.


Sementara itu ditempat terpisah, Rocem warga dusun Krajan 2 desa Kutagandok yang juga sebagai KPM dari bantuan Rutilahu tersebut saat ditemui dikediamannya dirinya mengatakan bahwa walaupun pekerjaan pembangunan Rutilahu ini belum selesai dan rapih dikerjakan dirinya bersama keluarga terpaksa menempati rumah tersebut.


"Walaupun belum selesai ya terpaksa harus saya tempati rumah ini, habis mau gimana lagi pak, kan gak enak juga kalau tiap malam nginep terus dirumah tetangga, kelamaan saya jadi malu pak," ungkapnya.



Menyikapi hal tersebut, salah satu Tokoh Pemuda setempat inisial (HAJ) angkat bicara. Menurutnya, mengenai pekerjaan pembangunan Rutilahu tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai RAB karena kayu patah masih saja dipasang.


"Saya menduga pekerjaan pembangunan Rutilahu ini dikerjakan tidak sesuai RAB dan terkesan asal jadi, pihak pelaksana dan pekerjanya pun sepertinya tidak mengutamakan kualitas bangunan yang jadi," tandasnya. 


Janggalnya lagi sambung "HAJ", bahwa pekerjaan pembangunan Rutilahu tersebut dikerjakan tanpa dilengkapi dengan memasang plang papan informasi proyek, bahkan pondasinya juga terlihat numpang di atas sumur sehingga jadi sorotan atau buah bibir dari berbagai pihak. 


"Saya menduga anggaran Rutilahu ini jadi bancakan oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga dalam pengerjaannya pun lambat dan tidak sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan," pungkas HAJ.


Diharapkan kepada dinas terkait, dalam hal ini khususnya dinas PRKP Karawang dan dinas yang berkompeten didalamnya agar segera sidak kelokasi pekerjaan Rutilahu yang berada di wilayah Desa Kutagandok tepatnya di dusun Junti Timur dan dusun Krajan 2.


(Alim)

Komentar

Tampilkan

Terkini